Latest Reviews

Ullambana, Pattidana di Bulan Hantu Cit Gwee


Beijing, Tiongkok – Bulan ke-7 atau Cit Gwee dalam kalender Tionghoa (Imlek), secara tradisi dikenal sebagai “Bulan Hantu”. Dan dalam bulan ini umat Buddha khususnya tradisi Mahayana Tiongkok memperingati Hari Ullambana yang jatuh pada hari ke-15 penanggalan Imlek.


Maudgalyāyana meliat mendiang ibunya sebagai asal mula keberadaan Ullambana
Ilustrasi awal mula Ullambana: Yang Arya Maudgalyāyana (kiri) melihat mendiang ibunya (kanan) yang lahir di alam peta. Gbr: Gaki-zoshi – Kyoto National Museum.
Hari Ullambana sering disalahpahami sebagai Festival Hantu Kelaparan (Zhong Yuan Jie atau Yu Lan Jie) yang ada dalam kepercayaan lain dengan berbagai mitos-mitos suram, serta pantangan-pantangan takhayul yang menyelimutinya. Dan puja bakti pada Hari Ullambana juga disalahpahami sebagai Cioko (Cio ko, Cio Sie Kow) atau Sembahyang Rebutan dalam kepercayaan lain.
Meskipun berkaitan dengan makhluk tak terlihat atau secara umum disebut hantu, Hari Ullambana tidak berkaitan dengan mitos-mitos suram dan pantangan takhayul. Bahkan dalam ajaran Agama Buddha, tidak ada yang namanya “Bulan Hantu”, tidak ada mitos dibebaskannya hantu-hantu dari neraka untuk berlibur (cuti) dan saling berebut makanan dari para dermawan selama bulan ke-7 atau Cit Gwee.
Sebaliknya, Hari Ullambana adalah hari bahagia saat umat Buddha dapat membalas budi dengan membantu makhluk tak terlihat yang menderita yaitu preta (Pali: petā) atau sering diterjemahkan sebagai hantu kelaparan, yang tidak menutup kemungkinan merupakan salah satu orang tua, leluhur, kerabat terdahulu.
Hari Ullambana sendiri muncul berdasarkan pada kepustakaan Buddhisme Mahayana yaitu Ullambana Sutra yang isinya mengenai Yang Arya Maudgalyāyana (Pali: Moggallāna), salah satu Siswa Utama Sri Buddha yang sedang bermeditasi melihat mendiang ibunya yang terlahir kembali sebagai hantu kelaparan dan beliau ingin menolongnya.
Berkat nasihat Sri Buddha, Maudgalyāyana dapat menolong mendiang ibunya dengan cara melimpahkan, membagi atau mengalihkan hasil perbuatan baiknya berupa mempersembahkan dana untuk Sangha Bhiksu, kepada mendiang ibunya, dan dilakukan pada akhir masa varsa (Pali: vassa – retret musim hujan) atau Pravarana(Pali: Pavarana) yaitu pada tanggal 15 bulan 7.
Berdana kepada Sangha Bhikkhu merupakan sarana untuk pelimpahan jasa kepada mendiang sanak keluarga.
Berdana kepada Sangha Bhikkhu merupakan sarana untuk pelimpahan jasa kepada mendiang sanak keluarga. Foto: thailandstyle.info
Praktik melimpahkan, membagi atau mengalihkan hasil perbuatan baik (jasa) yang telah dilakukan tersebut juga dipraktikkan dalam tradisi Buddhisme Theravada dan disebut dalam bahasa Pali sebagai Pattidāna. Dengan kata lain, upacara puja atau sembahyang Ullambana pada dasarnya atau esensinya merupakan bentuk dari praktik Pattidāna, hanya saja dilakukan di bulan Cit Gwee (bulan ke-7 Imlek). Sedangkan Pattidāna sendiri dapat dilakukan kapan saja.
Dalam kepustakaan Buddhisme Theravada, praktik Pattidāna berawal dari kisah Raja Bimbisara dari Kerajaan Magadha yang melimpahkan, membagi atau mengalihkan hasil perbuatan baiknya kepada para peta yang merupakan sanak keluarganya dengan cara mempersembahkan dana kepada Sangha Bhikkhu. Kisah ini memiliki esensi yang sama dengan kisah Maudgalyāyana, hanya saja tidak ditetapkan waktu pelaksanaannya.
Tidak sedikit yang berpendapat bahwa hari dan upacara sembahyang Ullambana adalah sama dengan Cioko atau Sembahyang Rebutan, hal ini dikarenakan begitu kentalnya kepercayaan dan tradisi lain yang menyelimuti dan melekat pada hari dan praktik tersebut, seperti membakar uang kertas dan menyembelih hewan untuk persembahan. Perpaduan mitos dan praktik-praktik tradisi lain tersebut telah mengaburkan esensi atau inti dari Ullambana sebagai praktik Pattidāna.
Cioko sendiri sebenarnya merupakan tradisi masyarakat agraris Tiongkok pada zaman dahulu yang merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur serta para dewa yang dilakukan pada pertengahan awal musim gugur (biasanya pada bulan ke-7 Imlek) agar panen mereka dapat menghasilkan hasil yang berlimpah saat musim gugur berakhir. Disebut dengan Sembahyang Rebutan karena berdasarkan kepercayaan tradisi bahwa pada saat upacara sembahyang tersebut para hantu yang bebas sementara dari neraka akan saling memperebutkan persembahan yang diberikan oleh penderma.
Uang kertas Jinzhi untuk dibakar saat Festival Hantu Kelaparan.
Tradisi non-Buddhis: uang kertas Jinzhi untuk dibakar saat Festival Hantu Kelaparan. Foto: Wikipedia.org
Kaburnya esensi Ullambana sebagai bentuk praktik Pattidāna selain karena mitos dan praktik-praktik tradisi lain juga diperkuat dengan adanya konversi penanggalan Hari Ullambana yang ada dalam Ullambana Sutra ke dalam bentuk penanggalan Imlek sehingga jatuh bertepatan dengan bulan ke-7 Imlek yang dalam kepercayaan lain dipercaya sebagai “Bulan Hantu”.
Alih-alih tanggal 15 bulan Kārttika (Pali: Kattikā – bulan ke-7 penanggalan India kuno) atau Oktober, Buddhis Mahayana Tiongkok pada masa lalu menetapkan Hari Ullambana pada tanggal 15 bulan Cit Gwee (bulan ke-7 penanggalan Imlek) atau Agustus.
Tanggal 15 bulan Kārttika sendiri dalam tradisi Buddhisme Theravada, merupakan hariPavarana yang menandai berakhirnya masa retret musim hujan para bhikkhu dan diikuti dengan masa Kathina. Pada masa inilah umat Buddha dapat mempersembahkan dana kepada sangha bhikkhu yang telah berlatih diri yang diyakini sebagai “ladang subur” untuk menanam kebajikan yang akan menghasilkan pahala sangat besar dan dapat dilimpahkan kepada para makhluk maupun mendiang sanak keluarga yang terlahir di alam peta (hantu kelaparan).
Bercampurnya peringatan Hari Ullambana dengan tradisi kepercayaan lain dan membentuk tradisi sendiri juga dirayakan di berbagai negara. Di Jepang perayaan ini dikenal dengan nama Festival O-Bon, sedangkan di Vietnam dikenal dengan nama Tết Trung Nguyên.
Sangat disayangkan jika esensi Ullambana sebagai praktik pelimpahan jasa atau Pattidāna yang penuh berkah ini dikaburkan dengan mitos-mitos takhayul dan praktik-praktik non-Buddhis yang dapat mengurangi makna dan manfaatnya. Untuk itu pengertian benar dari esensi Ullambana perlu ditanamkan dalam diri setiap umat Buddha yang memperingati dan mempraktikkan kegiatan ini .
http://asikqq.org/?ref=671402

0 komentar:

Kenali Kepribadianmu dengan Mencoba Tes Kepribadian Enneagram







Tes Enneagram adalah salah satu tes kepribadian yang paling banyak digunakan di dunia. Berasal dari bahasa Yunani ennea berarti sembilan dan grammos berarti sesuatu yang digambarkan. Tes ini dikembangkan oleh Oscar Ichazo (Psikolog kelahiran Bolivia) dan Claudio Naranjo (Psikiater kelahiran Chili) pada tahun 1950-an dan didasarkan pada pengajaran G.I.Gurdjieff. Kesembilan jenis kepribadian ini digambarkan dalam diagram yang masing-masing kepribadian saling memiliki hubungan.
Tes ini berfungsi untuk mengidentifikasi kepribadian manusia yang pada dasarnya terdiri dari 9 jenis.

Lakukan Tes Enneagram, Lalu Cek Kepribadianmu Berdasarkan 9 Kepribadian Berikut

1. Reformer / Perfeksionis
Seorang yang rasional dan sangat idealis. Punya jiwa kuat dalam membedakan benar dan salah. Umumnya seorang guru, atau agen perubahan (agen reformasi). Ingin selalu memperbaiki yang salah. Tapi terkadang terlalu kritis dan terlalu perfeksionis.
2. Giver / Helper
Seorang yang berjiwa merawat, peduli kepada sesamanya. Berhati lembut, tulus dan empati kepada orang lain. Mau berkorban untuk orang lain. Suka membantu orang lain. Namun terkadang terlalu sentimentil (perasa). Terkadang punya masalah dalam hal menyampaikan kebutuhannya sendiri kepada orang lain. Menuntut orang lain mengerti kebutuhannya.
3. Achiever/ Motivator/ Performer
Seorang yang berorientasi pada prestasi. Energik, bersemangat, percaya diri. Punya ambisi untuk maju. Terkadang terlalu berpikir tentang pandangan orang lain terhadap dirinya. Terlalu gila kerja dan terlalu suka bersaing untuk menang.
4. Romantic / Artist/ Individualist
Seorang yang sensitif dan introspektif (melihat kedalam diri sendiri). Kreatif, dapat mengekspresikan diri. Terkadang emosinya berubah-ubah (moody). Terlalu menarik diri dari pergaulan. Kurang nyaman bertemu banyak orang. Terkadang mengasihani diri sendiri.
5. Observer / Thinker / Investigator
Seorang yang memiliki otak cerebral kuat. Punya rasa penasaran tinggi. Ingin mengetahui sesuatu secara mendalam. Mampu berkonsentrasi terhadap keahlian-keahlian yang rumit. Mandiri. Inovatif. Dan punya kemampuan inventif (menemukan sesuatu). Terkadang terlalu asyik dengan konsep-konsep gagasannya sendiri. Dapat melihat dunia dengan cara pandang yang berbeda. Terkadang terlalu memisahkan diri dari bertemu banyak orang.
6. Loyalist / Pessimist
Seorang yang terlalu menekankan rasa aman. Punya komitmen. Bertanggungjawab, dapat bekerja keras. Sering meragukan diri sendiri. Kurang yakin dan kurang percaya diri. Kurang bisa mengambil keputusan.
7. Generalist / Optimist / Adventure
Seorang yang selalu sibuk. Punya sikap terbuka terhadap orang lain. Berjiwa spontan. Bersemangat. Selalu optimis dan yakin pada diri sendiri. Terkadang kurang disiplin mengerjakan satu hal. Kurang fokus. Selalu mencari pengalaman-pengalaman baru. Kurang bisa bersabar.
8. Challenger/ Leader / Boss/ Protector/ Intimidator
Seorang yang dominan. Percaya diri. Berjiwa melindungi. Gaya bicara langsung pada intinya. Terkadang cenderung egois dan mendominasi. Merasa dia harus mengendalikan lingkungan, dan orang-orang di sekitarnya. Cenderung mudah marah (temperamental).
9. Peacemaker / Mediator/ Accomodator
Seorang yang easygoing. Bisa mempercayai orang lain. Bisa menerima orang lain. Emosinya stabil. Cukup kreatif dan optimis. Terkadang harus mengajak orang lain untuk bepergian untuk mencari rasa aman. Selalu menghindari konflik. Tidak suka berselisih. Namun terkadang bersikap keras kepala.

Bagaimana Cara Melakukan Tes Enneagram? Ikuti Instruksi Berikut ini !

Kamu harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Ada  14 pertanyaan yang harus kamu jawab dengan cara menandai huruf pilihan jawaban yang dirasa cocok. Kamu harus hati-hati dalam memberikan jawaban, karena jawabanmu akan menentukan bagaimana karaktermu. Jika ragu-ragu untuk menjawab, pelajari kembali pertanyaan-pertanyaannya dengan  lebih seksama. Buka kembali memori masa lalu.
Butir Soal A :Cara memecahkan masalah
1. Apakah yang paling kamu inginkan dari orang lain?
a. Hormat dan kepatuhan
b. Kasih sayang dan penerimaan
c. Jarak dan privasi
2. Mana yang terbaik bagi kamu
a. Memimpin orang lain
b. Ditolong dan dilindungi
c. Bertindak menurut cara saya sendiri
3. Mana yang kamu anggap paling penting?
a. Orang lain bertindak sesuai keinginan saya
b. Berbuat sesuai harapan orang lain
c. Menuruti kehendak saya sendiri
4. Apa yang kamu harapkan bila bertemu orang baru?
a. Berguna bagi saya
b. Semoga menyukai saya
c. Tidak akan mengganggu atau mencampuri urusan saya
5. Sifat mana yang tidak kamu sukai?
a. Cengeng
b. Intelektual
c. Agresif dan lugas
6. Apabila ada orang mengganggu, apa yang kamu lakukan?
a. Pamer kekuatan sehingga dia takut
b. Berusaha menjadikan teman agar tak mengganggu
c. Menghindar
7. Apa yang paling menjadi perhatian dalam hidup kamu?
a. Cita-cita dan karir
b. Membina hubungan dengan orang lain
c. Menjaga kehidupan pribadi

Butir Soal B : Cara memandang kehidupan
1. Pilih yang cocok dengan sikap kamu dalam menjalani kehidupan
d. Saya berani menghadapi hidup
e. Saya bisa meyesuaikan diri
f. Hidup ini terkadang menakutkan
2. Bagaimana cara kamu dalam membuat suatu keputusan?
d. Saya lakukan sendiri
e. Terlebuh dahulu merundingkan dengan orang lain
f. Seringkali orang lain yang memutuskan
3. Bagai mana cara mengontrol perasaan kamu?
d. Menghadapi hidup dengan tegar
e. Menyesuaikan diri terhadap tuntutan hidup
f. Ikut arus kehidupan
4. Mana yang terpenting bagi kamu?
d. Mengatasi persoalan sesuai cara saya
e. Menyesuaikan kebutuhan pribadi dengan kebutuhan orang lain
f. Menjaga segala sesuatu agar tetap terkendali
5. Kehidupan kamu akan lebih mudah bila…
d. Tantangan mudah diatasi
e. Segala sesuatu bisa kompromikan
f. Komplikasi yang muncul hanya sedikit
6. Bila muncul masalah baru
d. Biasanya sanggup menghadapinya
e. Melakukan kompromi dan menyesuaikan
f. Sering kali kewalahan
7. Ketika merenungkan kembali tindakan yang sudah dilakukan, gagasan apa yang sering muncul?
d. Sebenarnya saya mampu melakukannya dengan mudah, tapi ternyata usaha saya berlebihan
e. Sering terpaksa kompromi meski sebenarnya tidak perlu
f. Ternyata masalahnya tidak sesulit yang saya duga

Cara Membuat Penilaian

Lihat jawaban kamu pada BUTIR SOAL A. Catat huruf apa yang mendapat pilihan terbanyak, apakah A, B atau C.  Lakukan cara yang sama dengan tes kedua (BUTIR SOAL B). Apakah yang terbanyak adalah jawaban D, E atau F. Selanjutnya pakailah tabel dibawah ini untuk mendapatkan jawaban tipe berapa kepribadian kamu:
ABC
D837
E261
F594

Misal jawaban butir soal A yang paling banyak adalah C, sedangkan jawaban butir soal B yang paling banyak adalah F, maka kamu tergolong tipe 4 (kolom titik temu). Kemudian cocokkan kembali dengan klasifikasi 9 kepribadian Anneagram. Jika kepribadianmu nomor 4, artinya kamu seorang Romantic / Artist/ Individualist.  Gimana, mudah kan? Selamat Mencoba!

http://asikqq.org/?ref=671402

0 komentar:

30 TUSUKAN SEORANG SUAMI MENYEBABKAN ISTRI MENINGGAL


Seorang Pria Kaya dari kota Nanjing memiliki beberapa kediaman mewah dan sebuah mobil lamborghini, Sayangnya Pria kaya ini ditemukan menusuk istrinya yang berusia 22 tahun hingga meninggal pada 20 April lalu. Padahal mereka berdua sudah dikaruniai seorang anak perempuan yang berusia 4 bulan.


Pasangan ini bertemu dan menjalin cinta sejak di sekolah mereka kemudian menikah selama 2 tahun, Ji Xenpeng yang berusia 24 tahun pada saat kejadian penusukan pulang ke rumah dalam keadaan Mabuk lalu bertengkar hebat dengan istrinya, Qi Kexin. Sang Suami kemudian mengambil sebuah pisau dan menyerang istrinya dengan kemarahan, sang istri dilarikan ke rumah sakit namun sudah terlambat, ditemukan lebih dari 30 tusukan pisau di tubuh sang istri.


Blog sang istri kemudian diketemukan oleh para pengguna internet, bahwa dia menulis harapannya pada saat tahun baru, dia berharap bahwa suaminya dapat mengasihinya lebih baik lagi dan bayinya dapat tumbuh dengan baik. Seorang kawan dari Qi menyatakan bahwa dia hidup sebagai seorang istri yang baik dan bertanggung jawab, walaupun sang suami sering menghabiskan waktu di Night Club, mengunci sang istri di rumah, dan memukul ketika sang suami bad mood.


Qi Sebenarnya sudah menginginkan perceraian, tetapi selalu teringat akan nasib bayi yang dia urus dan mertuanya yang sangat memperlakukannya dengan baik. Seorang teman dari Qi menyatakan "Qi sangat bodoh, dia bahkan masih menyempatkan untuk membelikan sebuah kado ulang tahun untuk suaminya beberapa hari terakhir sebelum kejadian perkara, Bagaimana mungkin anda melakukan hal yang sangat buruk kepada orang yang mengasihi anda sebegitu besar?"


Pria kaya bukan jaminan kebahagiaan, Pria yang berkarakter baik, bertanggung jawab dan tau bagaimana memperlakukan istrinya dengan baik dan setia sangatlah berharga. Semoga kisah ini jadi pelajaran bagi kita semua.

http://asikqq.org/?ref=671402

0 komentar:

Kepulauan Maldives

INDAHNYA KEPULAUAN MALDIVES





Kebudayaan Maldives

Kepulauan Maldives terletak dan berada pada jalur perdagangan di perairan samudra Hindia. Kepulauan Maldives memiliki posisi yang sangat nyaman dan indah, para pendatang dari  segala penjuru dunia sudah berkunjung saat kepulauan ini tercipta. Hal tersebut sedikit banyaknya berpengaruh kepada kebudayaan mereka baik itu penduduknya, bahasanya, kepercayaan, seni budaya serta kehidupan penduduk lokalnya.


Penduduk lokal Maldives mungkin berbeda antara satu kepulauan pesisir dengan pesisir yang lain, campuran antara Asia Selatan, Africa dan Arab. Bahasanya menggunakan bahasa Dhivehi, tetapi memiliki sedikit perbedaan dialek pada masing-masing wilayah.

Penduduk lokal Maldives juga memiliki suatu dasar kepercayaan antara agama dan budaya,  agama Islam masih mendominasi , walaupun pengaruh dari nenek moyang mereka yang memiliki kepercayaan supranatural masih kental di lakukan oleh sebagian besar komunitas di kepulauan tersebut. Masih juga ada beberapa penduduk yang menganut tradisi dan kepercayaan yang mengarah ke agama  Budha.


Sejarah Maldives

Bagi orang-orang Maldives, ada cerita dongeng sejarah jaman dulu kala yang telah melegenda dan menjadi mitos di kehidupan mereka yang terkenal dengan sebuta Rannamaari, sebuah cerita dongeng tentang monster laut yang meminta seorang wanita yang masih perawan untuk dijadikan tumbal setiap bulan purnama tiba, sampai datang seorang pemuda yang gagah berani dari kepulauan Morocco yang bernama tuan Abdul Barakaath-Ul Barbary untuk membinasakan monster tersebut dan mengusirnya jauh-jauh.


Itu adalah sebuah cerita dari Bodu Thakurufaanu, yang sangat terkenal di saat itu, dimana dia telah menyelamatkan kepulauan Maldives dari Serangan Portugis. Cerita tersebut banyak anekdotnya, dari kenyataan yang ada. Berdasarkan potret kehidupan yang tersirat bahwa penduduk Maldives adalah orang-orang yang melakukan perjalanan jauh dan panjang dari penjuru dunia. Sebuah perjalanan yang mana secara geografis terisolasi tetapi kenyataanya tidak ada batas pada dunia mereka. Maldives sampai saat ini masih seperti itu - kecil tetapi tidak kekurangan ; terisolasi tetapi tetap terlihat bersahaja dan indah.


Letak Geografis Maldives

Setiap karang di perairan Maldives terdiri dari coral yang mengelilingi sebuah pantai, setiap pulau memiliki karang yang saling mengelilingi daerah mereka yang dihuni oleh bermacam-macam makhluk laut dan vibrant coral yang memproteksi kepulauan Maldives dari dari terjangan ombak besar. 

99 % dari kepulauan Maldives berada dan tercipta diatas lautan. Orang-orang yang tinggal dan hidup di kepualaun Maldives tersebar disekitar kepulauan yang dikelilingi karang , dihuni oleh sekitar 200 oang dimasing-masing kepulauan. Sekitar 90 pulau telah dibangun resort dan hampir semuanya tidak berpenghuni sebelumnya atau hanya digunakan sebagai tempat untuk bercocok tanam yang semata-mata hanya sebagai tempat mata pencaharian bagi kelangsungan hidup mereka.
http://asikqq.org/?ref=671402
 http://asikqq.org/?ref=671402

0 komentar:

Kisah Mengharukan Antara Pramugari Cantik & Kakek Tua


Disebuah maskapai penerbangan yaitu di China Airline ada seorang wanita yang bekerja menjadi salah satu pramugari. Wanita tersebut menganggap bahwa hidupnya biasa-biasa saja. Selama bekerja di maskapai tersebut pun ia mengaku bahwa ia tidak pernah memiliki pengalaman yang mengesankan. Setiap harinya ia hanya melayani penumpang serta melakukan pekerjaan yang monoton.


Ketika pada bulan juni yang lalu tepatnya pada tanggal 17 juni, ia menjumpai sebuah pengalaman yang mungkin tidak akan bisa ia lupakan selamanya. Pengalaman tersebut bahkan bisa membuat perubahan dalam setiap memandang hidup dan pekerjaan yang ia miliki. Pada saat itu ia mendapatkan jadwal penerbangan dari Shanghai menuju ke Peking. Ketika itu penumpang di pesawat sangatlah penuh. Diantara beberapa penumpang pramugari cantik tersebut meilihat seorang kakek yang merangkul karung tua, ia meyakini bahwa kakek tersebut berasal dari desa karena terlihat jelas dari gaya kakek tersebut. Ketika itu ia berdiri di depan pintu pesawat untuk menyambut para penumpang. Ketika melihat kakek tersebut kesan pertama yang ada dipikirannya yaitu, zaman modern seperti ini sungguh sangat sudah maju, seseorang dari desa pun kini sudah bisa membeli tiket pesawat yang tentunya dengan harga tidak murah.

Nah, ketika pesawat mulai terbang, beberapa pramugari yang ada di pesawat mulai menyajikan minuman. Ketika itu, pramugari cantik tersebut melewati baris 20, ia kemudian melihat kembali kakek tua tersebut. Ia melihat kakek tua duduk dengan tegak dan kaku seperti patung ditempat duduknya dengan terus memeluk karung yang di bawanya. Ketika itu, ia menanyakan kepada kakek tua “mau minum apa?”, kemudian dengan terkejut kakek tua tersebut melambaikan tangannya tanda menolak. Kemudian ia pun menawarkan untuk membantu menyimpankan karung tua yang di bawa oleh kakek, namun kakek tersebut menolaknya. Setelah itu ia pun membiarkan si kakek duduk dengan tenang.
Melayani Penumpang Tanpa Membeda-Bedakan


Ketika menjelang pembagian makanan, ia masih melihat kakek tua duduk dengan tegak dan kaku. Kemudian ia menawarkan makanan kepada kakek tersebut namun tetap saja ditolaknya. Melihat keadaan seperti itu kemudian ia melaporkannya kepada kepala pramugari. Dengan akrab kemudian kepala pramugari bertanya kepada kakek “apakah anda sakit?”, dengan suara rendah kakek tua menjawab bahwa dirinya ingin ke toilet, tetapi ia takut bahwa dipesawat tidak diperbolehkan untuk bergerak bebas karena ia takut akan merusak barang yang ada di dalam pesawat ini. Ketua pramugari kemudian menjelaskan kepada kakek tersebut bahwa dirinya boleh bergerak sesuka hatinya, setelah itu menyuruh seorang pramugara untuk mengantarnya ke toilet.

Ketika para pramugari menyajikan minuman yang ke dua kalinya, pramugari tersebut melihat kakek tua itu melirik kepada penumpang disebelahnya dan kemudian menelan ludah. Dengan tidak menanyakan apakah si kakek ingin minum atau tidak ia langsung saja menyimpan segelas teh dimejanya. Ternyata tindakannya mengejutkan kakek tua, dengan spontan kakek mengatakan “tidak usah, tidak usah”, lalu pramugari tersebut mengatakan bahwa kakek sudah haus kemudian menyuruhnya untuk segera meminum minuman yang ia sajikan tersebut.

Pada saat itu dengan spontan kakek tua mengeluarkan uang logam dalam kantong bajunya lalu disodorkan kepada pramugari tersebut. Kemudian pramugari itu menjelaskan kepada kakek bahwa minuman yang disajikannya gratis. Ketika diberitahu seperti itu kakek tidak mempercayainya, dan kakek bercerita kepada pramugari tersebut bahwa ketika dirinya dalam perjalanan menuju ke bandara, ia merasa kehausan dan meminta minum kepada penjual makanan dipinggir jalan, namun pada saat itu para penjul dipinggir jalan menolaknya dan mengusirnya karena menganggap bahwa dirinya adalah seorang pengemis. Dan pada saat itu juga pramugari itu mengetahui bahwa demi menghemat biaya perjalanan dari desa, kakek tua tersebut rela jalan jauh dari desa dan naik mobil setelah dekat bandara karena pada saat itu uang yang dibawanya sangat sedikit.

Setelah pramugari itu membujuk kakek tua yang terakhir kalinya kemudian baru kakek mempercayainya dan duduk dengan tenang  sambil meminum teh yang telah diberikan oleh pramugari tersebut. Setelah itu pramugari tersebut menawarkan makanan kepada kakek tua namun si kakek menolaknya. Ketika itu kakek tua tersebut bercerita kepada pramugari bahwa dirinya memiliki dua orang anak yang sangat baik, putra sulungnya sudah bekerja sedangkan putra bungsunya masih kuliah tingkat 3 di Peking. Anak sulungnya yang bekerja dikota menjemput dirinya bersama istrinya untuk tinggal bersama dikota, namun kakek menolaknya dengan alasan  tidak biasa tinggal dikota dan akhirnya kembali lagi ke desa. Dan kini kakek tua tersebut hendak pergi ke Peking untuk menjenguk anak bungsunya yang kuliah disana. Anak sulung kakek tersebut tidak tega membiarkan ayahnya naik mobil begitu jauh sehingga membelikan tiket pesawat dan menawarkan untuk menemani ayahnya ketika akan pergi ke Peking, namun si kakek menolaknya karena menganggap terlalu boros dan kakek bersih keras untuk pergi sendiri.

Nah, ketika melewati pemerikasaan dibandara kakek tua  disuruh untuk menitipkan barangnya tersebut dibagasi namun kakek tetap bersih keras ingin membawanya sendiri, ia berkata bahwa jika karung yang berisi ubi tersebut disimpan di dalam bagasi maka ubi akan menjadi hancur dan anaknya tidak menyukai ubi yang sudah hancur. Akhirnya pramugari itu membujuknya untuk meletakan karung yang dibawa kakek di atas bagasi tempat duduk, dan akhirnya kakek bersedia dengan hati-hati ia meletakan karung tersebut.


Ketika dalam penerbangan pramugari itu terus menambahkan minum untuk kakek tua tersebut, kakek tua selalu membalas dengan ucapan terima kasih yang tulus, tetapi ia tidak mau makan meskipun pramugari itu sudah mengetahui bahwa kakek tua sudah sangat lapar. Saat pesawat akan segera mendarat kemudian dengan suara kecil kakek tua menanyakan "apakah ada kantong kecil?" kakek tua meminta kepada pramugari itu untuk meletakan makanannya dikantong tersebut. Kakek tua mengatakan kepada pramugari bahwa ia belum pernah sama sekali melihat makanan yang enak sepertu itu dan ia ingin membawa makanan tersebut untuk anaknya, melihat tindakan si kakek kemudian pramugari tersebut sangat kaget.

Pramugari tersebut kemudian berfikir bahwa makanan biasa-biasa saja yang setiap harinya ia lihat bisa menjadi sangat berharga dimata seorang kakek tua dari desa dan dengan menahan rasa lapar yang mungkin kakek tua rasakan dari tadi ia rela menyisihkan untuk anaknya. Kemudian dengan terharu pramugari tersebut mengumpulkan semua makanan yang masih tersisa yang belum dibagikan kepada para penumpang lalu disimpan dikantong yang akan diberikan kepada kakek tua. Namun diluar dugaan kakek tersebut menolaknya, ia hanya menghendaki bagiannya saja yang belum dimakan dan tidak menghendaki makanan yang bukan miliknya. Perbuatan kakek yang tulus tersebut membuat pramugari itu sangat terharu dan ia menganggap bahwa perbuatan kakek tersebut merupakan pelajaran yang berharga untuknya.

Setelah pramugari itu memberikan sekantong makanan kepada kakek tua tersebut kemudian ia menganggap bahwa semuanya sudah berlalu. Namun siapa menduga ketika semua penumpang turun dari  pesawat, kakek tua tersebut merupakan orang  terakhir yang berada di dalam pesawat. Pramugari itu kemudian membantu si kakek untuk keluar dari pintu pesawat, sebelum keluar kakek tua tersebut melakukan sesuatu hal yang tidak bisa dilupakan oleh pramugari itu dimana kakek tua tersebut berlutut menyembahnya dan mengucapkan terima kasih yang bertubi-tubi. Kakek mengatakan bahwa para pramugari yang bertugas pada saat itu merupakan orang yang paling baik yang pernah ia jumpai dan kakek mengaku bahwa  dirinya hanya makan sekali dan tidak pernah meminum minuman yang sangat manis serta memakan makanan yang sangat enak. "Pada hari ini kalian semua tidak menganggap hina terhadap saya, kalian melayani saya dengan begitu baik, saya tidak tahu bagaimana caranya mengucapkan terimakasih kepada kalian, semoga tuhan membalas semua kebaikan kalian” ucap kakek tersebut sambil menyembah dan menangis. Pramugari itu dan teman-temannya dengan terharu memapah kakek tua tersebut dan menyuruh seorang anggota lapangan untuk membantu kakek keluar dari lapangan terbang.

Intinya adalah janganlah kalian semua memandang seseorang dari penampilan luar . Hargailah semua orang dan syukuri apa yang telah dimiliki "

0 komentar:

Copyright © 2013 Seputar Berita dan Informasi-Informasi Lainnya